AIR LAUTgoogle
Fluida adalah zat alir yang terdiri dari air, zat cair, udara, angin, minyak dan emulsi/larutan. Perbedaan antara zat tersebut adalah komponen kimianya, sifat fisik, misalnya viskositas, titik didih, titik beku dan berat jenis.
Air merupakan salah satu dari ketiga komponen yang membentuk bumi (zat padat, air dan atmosfer). Bumi dikelilingi air sebanyak 70% sedangkan sisanya 30% berupa daratan. Udara menandung zat cair (uap air) sebanyak 15% dari tekanan atmosfer. Secara garis besar dapat dikatakan air bersumber dari Laut (air laut), Darat (air tanah) dan Udara (air hujan).
Air yang dijumpai didalam alam berupa air laut sebanyak 80%, sedangkan sisanya (20%) berupa air tanah/daratan, es, salju dan hujan. Kadar dan komponen unsur di dalam air laut ditentukan sejumlah reaksi kimia, fisik dan biokimia yang terjadi di samudra. Sedangkan kadar garam pada air laut sangat bervariasi. Misalnya laut hitam mempunyai kadar garam sangat tinggi dibandingkan dengan kadar garam pada samudera Pasifik. Larutan garam ini merupakan larutan elektrolit. Perbandingan molekul air garam dengan molekul garam sekitar 100 berbanding 1. Sedangkan perbandingan molekul air dengan ion-ion sebesar 150 berbanding 1. Disekitar ion mempunyai medan listrik yang tinggi dan air di sekitar ion juga mempunyai medan listrik yang tinggi. Akibat garam terdapat di dalam air laut maka secara fisik air laut dibedakan dengan air tanah.
Zat organic uniseluler akan tumbuh/hidup menjadi besar melalui fotosintesa. Fotosintesa hanya terjadi pada permukaan air laut dan tidak lebih dari 100 meter dari kedalaman laut. Proses pemisahan elemennutrisi pada permukaan air laut sangat lamban, tetapi pada kedalaman 300-800 meter sangant cepat dan mencapai titik maksimum.
Fungsi air laut antara lain sebagai suatu unsur kesetimbangan darat, laut dan udara, sebagai tempat hidup binatang dan tumbuh-tumbuhan, sebagai sumber air hujan, alat transfortasi, dipakai sebagai sarana olah raga, sebagai sarana pariwisata, sebagai sumber mata pencaharian nelayan, sebagai sumber devisa Negara, sebagai bahan pengobatan.
Air laut dapat pencemaran yaitu dari darat, udara dan laut. Hampir 90% bahan pencemaran berasal dari darat, melalui sungai air merembesan yang belum tersaring dengan baik, melalui pipa WC. Dari udara bahan pencemaran dibuang dari pesawat terbang. Dari laut bahan pencemaran dibuat dari kapal laut dan perahu nelayan. Bahan pencemaran berupa sampah keluarga, bahan kimia dari indrustri (organic maupun non organic) dan yang paling celaka adalah bahan sisa radioaktif. Oleh karena suatu kecelakaan , missalnya tenggelamnya kapal tanker pembawa minyak bumi sehingga laut di cemari bahan tambang berupa minyak bumi. Hal ini sangat tidak diharapkan oleh karena sulit mengatasi cemaran tersebut..
Negara-negara di timur tengah memanfaatkan bonggahan es sebagai air minum, selain itu mengolah air laut menjadi air minum melalui teknologi modern. Derajat keragaman yang tinngi pada air laut meningkatkan tekanan osmosis. Oleh karna itu dengan cara menurunkan tekanan osmosis, maka derajat keragaman pada air laut akan turun. Cara ini disebut osmosis.